Keuangan

Stress Karena Masalah Keuangan? Ini Solusinya!

Stress Karena Masalah Keuangan? Ini Solusinya!

Pernah enggak sih kamu merasa stress karena masalah keuangan?

Nah, itu artinya, kamu mesti mulai belajar untuk lebih peduli terhadap keuangan, Sahabat GandengTangan! Buat para fresh graduate, kamu bisa baca artikel tentang Cara Alokasi Gaji Fresh Graduate.

Peduli keuangan itu adalah salah satu upaya yang kamu lakukan untuk bisa merawat diri sendiri secara finansial. Iya, selain kulit dan penampilan, kamu juga mesti merawat keuanganmu agar kesehatan mental dan fisik kamu tetap sehat. Sebab ketika kamu enggak bisa mengatur keuangan dengan baik dan menimbulkan masalah, maka bisa menyebabkan kamu stress. Alhasil mental kamu jadi down dan fisik kamu mulai menurun, seperti kulit mulai kering dan lainnya.

Dengan meningkatkan kepedulian terhadap keuangan, kamu bisa mengatur keuangan dengan baik, sekaligus menggunakan uang dengan bijak. Sehingga kamu bisa mengurangi penyebab stress karena enggak ada lagi slogan ‘lebih besar pasak daripada tiang’ dalam hidup kamu.

Terus, apa solusi ketika stress terhadap masalah keuangan?
Stress Karena Masalah Keuangan? Ini Solusinya!
Photo by Danielle MacInnes on Unsplash
  • Ubah mindset dan komitmen

Hal pertama yang mesti dilakukan adalah mengubah mindset atau pola pikir kamu menjadi lebih visioner. Dengan mengelola keuangan dengan baik, kamu bisa merencanakan masa depan kamu menjadi lebih matang sekaligus mengurangi stress karena masalah keuangan. Selanjutnya, komitmen. Lakukan tips ini secara rutin agar bisa membangun kebiasaan atau habit yang baru.

  • Menentukan tujuan keuangan dalam jangka pendek dan jangka panjang

Tentukan tujuan keuanganmu dalam jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek, terhitung satu bulan sampai dengan satu tahun. Sedangkan jangka panjang, terhitung 3-5 tahun ke depan. Singkatnya, coba buat target keuangan selama satu bulan satu tahun, dan 3 atau 5 tahun ke depan. Nantinya, tujuan keuangan ini lah yang bisa membuatmu lebih semangat untuk mencapai target.

  • Membuat bujet bulanan sesuai pendapatan setiap bulan

Seperti tips keuangan biasanya, membuat bujet keuangan setiap bulan adalah hal yang lumrah dan wajib dilakukan. Meskipun terdengar klise, tapi dengan mencatat bujet bulanan ini, kamu bisa melihat kebocoran keuangan yang kamu alami setiap bulannya. Sehingga bisa menjadi bahan evaluasi keuanganmu di bulan selanjutnya.

  • Menyisihkan dana darurat 

Dana darurat itu wajib dikumpulkan, setidaknya min. 3x pengeluaranmu per bulan. Lebih baiknya lagi jika kamu bisa memenuhi hingga 2x pengeluaran per bulan. Baca juga, kenapa dana darurat itu penting.

  • Melakukan investasi online di berbagai instrumen

Selain menabung, kamu juga mesti memiliki aset investasi di berbagai instrumen, salah satunya di P2P Lending, GandengTangan. Dengan melakukan investasi di GandengTangan, kamu bisa mendapatkan imbal hasil setara dengan 15,6% per tahun. Baca selengkapnya di sini.

  • Mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran

Setelah melakukan transaksi selama satu hari, biasakan untuk mencatat semua pemasukan dan pengeluaran di buku atau Google Spreadsheet. Lakukan hal tersebut secara rutin setiap malam. Sehingga kamu bisa mengetahui berapa banyak uang yang kamu habiskan. Dengan begitu pula bisa meningkatkan rasa kepedulianmu terhadap keuangan.

  • Melakukan evaluasi setiap akhir bulan

Buka kembali catatan pengeluaran dan pemasukanmu setiap akhir bulan. Cek kembali apakah sesuai dengan perencanaan bujet yang telah kamu buat setiap bulan. Jika sudah sama, maka pertahankan. Jika belum, maka coba evaluasi kembali bagian mana saja yang mengalami kebocoran dan cari solusi untuk bisa mengurangi kebocoran tersebut.

Dengan melakukan berbagi tips di atas, perlahan kamu mulai meningkatkan kepedulianmu terhadap keuangan. Meskipun di awal tentu saja pasti mengalami stress karena enggak sesuai dengan perencanaan dan itu sangat normal. Jadi, enggak apa-apa. Perlahan kamu mulai bisa memahami pola keuanganmu, Sahabat GandengTangan.

Tips dari Gita, sesuaikan biaya pengeluaranmu dengan pendapatan yang kamu miliki. Jangan sampai gaya hidup melebihi biaya hidup. Selain itu, ketika gaji kamu bertambah, gaya dan biaya hidup kamu juga jangan meningkat. Alokasikan lebihan gaji kamu untuk masa depan.

Selamat mencoba, Sahabat GandengTangan!

Comment here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.