Redaksional

Terjebak Antara Kesehatan dan Keuangan di Tengah Pandemi Covid-19, Pilih Mana?

Terjebak Antara Kesehatan dan Keuangan di Tengah Pandemi Covid-19, Pilih Mana?

“Pekerjaan memaksa kita untuk ke luar rumah di tengah pandemi #Covid-19. Mau di rumah terus, tapi nanti enggak ada pemasukan sama sekali. Gimana dong?”

Saat ini banyak dari kita yang terjebak antara harus ke luar rumah dan berhadapan dengan keramaian dunia luar atau diam di rumah tapi enggak ada pendapatan sama sekali. Iya, di kondisi sekarang berbagai kejadian muncul. Mulai dari dirumahkan dengan gaji yang dipotong atau bahkan ada yang dikenakan PHK. Singkatnya, saat ini banyak dari kita yang keuangannya mulai enggak stabil semenjak adanya pandemi Covid-19.

Ditambah lagi, dari sisi kesehatan juga membingungkan. Saat ini angka pasien Covid-19 sudah mencapai 100ribu orang. Padahal di kehidupan tatanan baru ini kita tetap mesti mencari uang di luar rumah. Rasanya terlalu riskan untuk kesehatan sendiri dan khawatir akan menjadi pembawa virus (carrier) di rumah. Tapi kalau enggak keluar, keluarga butuh makan.

Nah dari beragam dilema yang ada antara kesehatan dan keuangan, ada jalan tengah yang bisa kamu lakukan untuk tetap bisa bekerja di luar dan menjaga kesehatan diri sendiri. Gimana caranya? Simak selengkapnya di sini:

1. Lakukan evaluasi keuangan

Enggak bosan-bosannya Gita untuk mengajak kamu melakukan evaluasi keuangan, Sahabat GandengTangan. Dengan melakukan evaluasi keuangan, kamu jadi bisa lebih irit dengan mengatur pengeluaran mana yang enggak lagi dibutuhkan selama pandemi Covid-19. Utamakan keperluan sehari-hari, jangan dulu berbelanja untuk hal-hal yang enggak penting. Alokasikan lebih banyak untuk dana darurat, sebab kita enggak tahu masa pandemi ini kapan akan berakhir.

2. Buat list keperluan untuk kesehatan

Selagi mengatur keuangan, buat list barang-barang yang diperlukan untuk menunjang kesehatanmu. Misal, vitamin, obat-obatan, hand sanitizer, desinfektan untuk di rumah, masker kain, sabun cair, susu, dan sebagainya. Tujuannya agar tubuh kamu tetap fit dan sehat, sehingga tidak mudah terjangkit penyakit dari luar.

3. Selalu mengikuti protokol kesehatan

Gunakan masker kain dan pakaian panjang atau luaran (outer) saat ke luar rumah. Biasakan untuk selalu membawa hand-sanitizer dan menggunakannya saat memegang barang yang ada di luar. Jangan menyentuh muka terlalu sering.

4. Membuat list makanan sehat setiap hari untuk bekal

Biar enggak ke luar terus-terusan saat bekerja, biasakan untuk membawa bekal dari rumah ya. Selain biar kamu enggak ke kantin, supaya kamu bisa mengkonsumsi makan-makanan yang sehat. Sehingga tubuhmu bisa lebih sehat

5. Membawa peralatan makan dan alat sembahyang sendiri

Demi keamanan dan kesehatan bersama, pastikan untuk selalu membawa peralatan makan dan sembahyang dari rumah. Untuk saat ini, sangat tidak disarankan untuk berbagi peralatan dengan orang lain. 

6. Menyemprot diri sendiri dengan desinfektan atau antiseptik sebelum masuk ruangan/setelah dari luar

Biasakan untuk selalu menyemprot desinfektan setelah keluar dari rumah. Semprotkan ke seluruh badan, kecuali muka dan barang-barang yang kamu gunakan. Ingat, jangan langsung salim atau memeluk orang yang ada di rumah ya. Setelah disemprot, kamu bisa segera mandi dan menaruh baju yang sudah dipakai ke dalam pakaian kotor. 

7. Olahraga dan istirahat yang cukup

Yang terakhir ini jangan sampai ketinggalan ya! Meski di tengah situasi sekarang, olahraga itu penitng banget untuk bisa meningkatkan daya tubuh kamu. Enggak perlu ke tempat olahraga atau ke luar, kok. Kamu bisa ikut olahraga secara virtual di kanal Youtube secara gratis!

Dari 7 cara di atas bisa jadi jalan tengah untuk kamu yang bingung mau mengutamakan yang mana dulu. Dari ketujuh cara tersebut, kamu bisa mulai beberes dan bebenah mana aja yang diperlukan untuk bisa menunjang kesehatan dan aman untuk keuanganmu. 

Buat kamu yang mau menambah pendapatan dan mulai mengalokasikan untuk dana darurat, bisa melakukan pendanaan online di GandengTangan. Dengan Rp50ribu kamu bisa mendapat imbal hasil setara dengan 15,6% per tahun. Ditambah lagi, uang tersebut bisa membantu pengusaha mikro yang saat ini juga terdampak dari pandemi Covid-19.

Sebagai #pejuangfinansial, mari kita saling mendukung satu sama lain!

Comment here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.